SUMSEL, CHANEL7.ID – Himpunan Masyarakat OKU menggelar aksi damai di depan Terminal Induk Baturaja, Provinsi Sumatera Selatan, untuk menyuarakan keluhan masyarakat OKU terkait dengan angkutan batu bara yang melintas di jalan umum Kabupaten OKU.
Dalam aksi damai tersebut, Ketua Himpunan Masyarakat OKU, Nopen, dan kawan-kawan meminta kepada aparat pemerintah terkait untuk melarang armada batu bara melintas di jalan umum Kabupaten Baturaja. Hal ini sesuai dengan undang-undang yang menyatakan bahwa batu bara memiliki jalur sendiri dan dilarang melintas di jalan umum.
Ketua Himpunan Masyarakat OKU menyampaikan keprihatinan terhadap jembatan-jembatan di Kabupaten OKU yang sering dilewati oleh armada batu bara yang tidak beraturan. Ia menekankan pentingnya mendisiplinkan kendaraan batu bara sebelum terjadi kecelakaan seperti jembatan ambruk di Lahat.
Harapan masyarakat OKU adalah agar armada batu bara dapat melintas di jalur yang sudah ditentukan sesuai dengan undang-undang. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi risiko kerusakan infrastruktur dan meningkatkan keselamatan di jalan umum.
- Advertisement -
Aksi damai tersebut menyuarakan keluhan masyarakat OKU terkait dengan angkutan batu bara di jalan umum, Aksi ini mengingatkan pentingnya mendisiplinkan kendaraan batu bara untuk menghindari risiko kerusakan infrastruktur dan kecelakaan, Harapan masyarakat OKU adalah agar armada batu bara melintas di jalur yang ditentukan untuk meningkatkan keselamatan di jalan umum.
Dengan adanya aksi damai itu, Himpunan Masyarakat OKU menunjukkan komitmennya dalam menyuarakan kepentingan masyarakat OKU terkait dengan angkutan batu bara di jalan umum.
- Advertisement -
®Jamaludin

