SURABAYA, CHANEL7.ID – Pemerintah Kota Surabaya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas), serta perwakilan berbagai suku yang ada di Kota Pahlawan menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk tindakan premanisme. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi yang digelar di Surabaya, sebagai bentuk kebersamaan menjaga keamanan dan ketertiban kota.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa Surabaya adalah kota yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, dan hukum. Oleh karena itu, tidak ada ruang bagi praktik premanisme yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat maupun stabilitas kota.
“Surabaya adalah rumah bersama. Tidak boleh ada pihak mana pun yang bertindak sewenang-wenang, melakukan intimidasi, atau meresahkan warga. Pemerintah Kota Surabaya bersama Forkopimda siap menjaga Surabaya dari segala bentuk upaya premanisme,” tegas Eri Cahyadi.
Sikap tersebut mendapat dukungan penuh dari jajaran Forkopimda yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, serta instansi terkait lainnya. Forkopimda memastikan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan tertib.
- Advertisement -
Perwakilan ormas dan tokoh-tokoh suku di Surabaya juga menyatakan komitmen yang sama. Mereka sepakat untuk tidak terlibat maupun membiarkan tindakan premanisme terjadi di lingkungan masing-masing, serta siap menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan dan ketentraman kota.
Melalui kebersamaan ini, seluruh elemen di Surabaya menegaskan bahwa perbedaan latar belakang suku, budaya, dan organisasi justru menjadi kekuatan untuk menjaga Surabaya tetap aman, damai, dan beradab. Pemerintah Kota Surabaya mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kota dari segala bentuk gangguan keamanan demi terwujudnya Surabaya yang tertib dan sejahtera.
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Maluku Satu Rasa (M1R) resmi melakukan deklarasi Salam Damai Natal dan Tahun Baru Bagi semua warga surabaya.
Kota Surabaya tidak bisa bergerak sendiri berantas premanisme di Surabaya. Bersama dengan Forkopimda, seluruh ormas, dan suku yang ada di Surabaya kompak bersama menolak tindakan premanisme dan bersama jaga Surabaya. Secara tegas, Wali Kota Surabaya dan jajaran Forkopimda siap menjaga Surabaya dari upaya premanisme. Rabu (31/12/2025)
- Advertisement -
®Kristian

