KLATEN, CHANEL7.ID – Setelah menjalani masa uji coba selama hampir sebulan, sebuah destinasi wisata baru resmi diluncurkan di Klaten, wahana permainan kano yang mengarungi aliran Sungai Pusur. Berlokasi di Dukuh Beku, Desa Wangen, Kecamatan Polanharjo, wahana ini diharapkan menjadi alternatif segar bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi petualangan air selain river tubing yang selama ini sudah populer di kawasan tersebut (03/12/2025).
Pembukaan resmi wahana kano yang telah digelar kemarin, kemudian menarik perhatian warga dan pelaku pariwisata setempat. Karena berbeda dengan aktivitas river tubing yang telah dikelola oleh puluhan kelompok di sepanjang aliran Sungai Pusur, permainan kano menawarkan pengalaman yang lebih menantang sekaligus memberi kesempatan bagi pengunjung untuk lebih dekat dengan alam riparian sungai. Rute kano yang disiapkan membentang sekitar dua kilometer dari hulu ke hilir, menyuguhkan pemandangan bebatuan alami, vegetasi tepi sungai yang masih asri, serta air yang relatif jernih.
Camat Polanharjo, Drs. Muh Prihadi, menyambut baik hadirnya wahana baru ini. Menurutnya, keberadaan kano di Kali Pusur menjadi nilai tambah bagi destinasi wisata di wilayah Polanharjo dan Kabupaten Klaten secara umum. Ia menilai inovasi semacam ini penting untuk memperkaya ragam atraksi wisata sehingga tidak hanya mengandalkan satu jenis kegiatan saja. “Baru ada satu wahana seperti ini di wilayah kami, bahkan di Klaten, sehingga menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh jurnalis Chanel7.id.
Harapan besar disematkan pada pengembangan wahana kano. Selain memberi pengalaman rekreasi yang menantang adrenalin, aktivitas ini juga dipandang mampu membuka peluang ekonomi baru. Pengelola dan tokoh masyarakat setempat optimistis bahwa destinasi ini dapat memberdayakan warga desa melalui penciptaan lapangan kerja, mulai dari pemandu, pengelola peralatan, hingga pelaku usaha pendukung seperti warung makan, homestay, dan penyedia transportasi. Dengan demikian, dampak ekonomi diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar dan membantu meningkatkan kesejahteraan lokal.
- Advertisement -
Dari sisi keselamatan dan kenyamanan pengunjung, pengelola menyatakan akan terus melakukan pembenahan bertahap. Meski demikian pembukaan dilakukan untuk memanfaatkan lonjakan wisatawan pada musim libur Nataru, upaya peningkatan fasilitas dan standar keselamatan menjadi prioritas. Pelatihan pemandu, penyediaan alat keselamatan seperti pelampung dan helm, serta penataan titik awal dan akhir rute kano menjadi bagian dari rencana pengembangan agar pengalaman wisata tetap aman dan menyenangkan.
Respon wisatawan yang sudah mencoba wahana ini relatif positif. Sejumlah pengunjung memuji tantangan yang ditawarkan serta keindahan panorama sepanjang aliran sungai. Iqbal, salah satu wisatawan, menyebutkan bahwa rute kano terasa menantang namun tetap menyenangkan, dengan pemandu yang ramah dan profesional. Ia merekomendasikan wahana ini bagi mereka yang menyukai olahraga ringan dengan sentuhan adrenalin dan ingin menikmati suasana alam yang masih alami. Pengalaman menyusuri sungai selama kurang lebih dua kilometer memberi sensasi berbeda dibandingkan aktivitas tubing, karena pengunjung lebih aktif mengendalikan kano dan merasakan interaksi langsung dengan arus serta kontur sungai.
Keberadaan wahana kano juga membuka peluang kolaborasi antar pelaku wisata di Klaten. Dengan menambah variasi atraksi, diharapkan kunjungan wisatawan tidak hanya bersifat satu kali melintas, melainkan mendorong mereka untuk menginap lebih lama dan menjelajahi destinasi lain di sekitar Polanharjo. Hal ini penting untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan, di mana manfaat ekonomi tersebar ke berbagai sektor usaha mikro dan kecil di desa-desa sekitar.
Meski demikian, tantangan tetap ada. Pengelola perlu memastikan bahwa peningkatan kunjungan tidak merusak ekosistem sungai dan lingkungan sekitarnya. Pengelolaan sampah, pengaturan kapasitas pengunjung, serta edukasi kepada wisatawan tentang etika berwisata di kawasan riparian menjadi aspek yang harus terus diperhatikan. Keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan dan pengawasan dapat menjadi solusi efektif untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mempertahankan kualitas pengalaman wisata.
Secara keseluruhan, peluncuran wahana kano di Wangen, Polanharjo, menjadi kabar baik bagi pengembangan pariwisata Klaten. Inovasi ini tidak hanya menambah pilihan aktivitas bagi wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat setempat. Dengan pengelolaan yang hati-hati dan berkelanjutan, wahana kano berpotensi menjadi salah satu destinasi alternatif yang menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang kebetulan berkunjung ke Klaten.
- Advertisement -
Bagi Anda yang ingin menjajal wahana kano baru di Klaten ini, ada pilihan praktis dan hemat selain berkendara darat, yakni melakukan perjalanan ala backpacker dengan naik KRL dari Yogyakarta atau Solo, turun di Stasiun Delanggu, lalu lanjutkan perjalanan singkat dengan ojek online atau taksi online menuju lokasi, bila datang bersama rombongan bisa juga mencarter kereta kelinci dengan biaya perorang atau kelompok yang lumayan terjangkau, cara ini lebih ramah kantong dan memberi sensasi perjalanan yang seru sebelum petualangan di sungai dimulai. Dengan rute yang mudah dijangkau dan pemandangan alam yang menanti, kunjungan singkat akhir pekan bisa berubah menjadi pengalaman penuh adrenalin dan kenangan, sambil turut mendukung ekonomi lokal di sekitar Wangen, Polanharjo. Selamat merencanakan perjalanan, siapkan perlengkapan sederhana, pilih waktu yang tepat, dan nikmati sensasi menyusuri Sungai Pusur yang menantang.
Ke depan, sinergi antara pengelola, pemerintah kecamatan, dan masyarakat lokal akan menentukan sejauh mana wahana ini mampu berkembang menjadi ikon wisata baru yang memberi manfaat luas bagi daerah.
- Advertisement -
®Pitut Saputra

