KLATEN, CHANEL7.ID
Komunitas ojek online (Ojol) gabungan Delanggu, merayakan Anniversary ke-7 Delanggu Free Rider (DFR) dengan cara yang sederhana namun sarat makna. Perayaan yang akan digelar di pangkalan BC Ojol Pasar Baru Delanggu ini bukan pesta mewah, melainkan sebatas momen kebersamaan, syukur, dan kepedulian sosial yang menegaskan kembali peran komunitas dalam kehidupan sehari-hari bersama anggota dan warga setempat (17/10/2026).
Acara inti berupa syukuran dan doa bersama menjadi pilihan panitia untuk menandai tujuh tahun perjalanan Delanggu Free Rider. Pada 18 Oktober 2026 Mendatang, suasana hangat diharapkan nampak, ketika nantinya anggota berkumpul, berbagi hidangan, dan saling bertukar cerita pengalaman selama beroperasi sebagai pengemudi ojek online. Hidangan sederhana yang dinikmati bersama itulah sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Dalam pernyataannya pada Jurnalis CHANEL7.ID Marjoko, Ketua Panitia, menjelaskan alasan di balik konsep sederhana tersebut.
“Kegiatan Anniversary ke-7 DFR ini memang agak berbeda dengan biasanya karena hanya berlangsung dengan syukuran sederhana dan doa bersama, besok kita akan sembelih entok dan makan bersama sembari sharing santai di pangkalan ojol.” ujarnya.
Pernyataan Marjoko menegaskan bahwa keputusan untuk merayakan secara sederhana bukan karena kurangnya semangat, melainkan bentuk respons terhadap kondisi ekonomi dan situasi alam yang belum sepenuhnya stabil. Menurutnya, momen ulang tahun komunitas lebih tepat diisi dengan kegiatan yang menguatkan solidaritas ketimbang menonjolkan kemewahan.
- Advertisement -
Selain syukuran, rangkaian kegiatan menjelang anniversary juga akan memuat aksi sosial yang melibatkan relawan peduli lingkungan. Pada Sabtu malam ini, DFR mengadakan silaturahmi mancing bersama para relawan bersih sungai di Dam Kali Pleret Kuncen Delanggu. Kegiatan ini bukan sekadar rekreasi, namun ia menjadi medium untuk mempererat hubungan antara pengemudi ojol dan relawan peduli lingkungan yang selama ini aktif menjaga kebersihan sungai serta lingkungan sekitar.
Marjoko menambahkan “Di samping acara inti besok, malam ini kita juga menggelar giat silaturahmi memancing bersama para relawan bersih sungai di Dam Kali Pleret, sebagai wujud kepedulian kita pada masyarakat dan menjalin kembali silaturahmi dengan para relawan bersih sungai, jadi beginilah cara kita bersilaturahmi dengan para relawan bersih sungai, ya tentunya sesuai tradisi mereka.” paparnya.
Adapun kegiatan memancing bersama ini juga memiliki tujuan ganda, yakni memperkuat jaringan sosial dan menghasilkan bahan pangan yang kemudian akan dibagikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Hasil tangkapan ikan dari kegiatan itu akan diolah jadi makanan siap saji dan disalurkan ke petugas penyeberangan jalan di beberapa perempatan Delanggu, sebuah bentuk apresiasi sederhana kepada mereka yang setiap hari membantu kelancaran lalu lintas dan keselamatan pejalan kaki.
Komunitas DFR juga transparan soal pendanaan acara. Untuk menutup biaya syukuran dan kegiatan sosial, panitia mengandalkan iuran bersama anggota ditambah dana kas komunitas. Pendekatan ini menegaskan prinsip gotong royong yang menjadi dasar operasional DFR sejak awal berdiri. Dengan cara ini, setiap anggota merasa memiliki dan bertanggung jawab atas kelangsungan kegiatan komunitas.
Alasan lain memilih format sederhana adalah kepekaan terhadap bencana alam yang belakangan sering terjadi. Dalam situasi seperti ini, perayaan yang berlebihan dinilai kurang tepat, lebih bijak jika energi dan sumber daya diarahkan pada kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sikap empati ini mendapat sambutan positif dari anggota dan warga sekitar, yang melihat DFR bukan sekadar komunitas profesi, melainkan bagian dari jaringan sosial yang peduli.
- Advertisement -
Suasana syukuran di pangkalan BC Ojol Pasar Baru Delanggu direncanakan akan berlangsung hangat dan penuh canda. Para anggota bisa berbagi pengalaman kerja, tantangan sehari-hari, serta harapan untuk komunitas ke depan. Diskusi ringan tentang keselamatan berkendara, perlindungan hukum ojol, solidaritas antar-anggota, dan rencana kegiatan sosial berikutnya menjadi bagian dari acara yang sederhana namun produktif.
Josafat Satrijawibawa salah seorang sesepuh ojol senior menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan profesionalisme. Ia mengingatkan bahwa “Di tengah dinamika ekonomi dan tantangan lapangan, solidaritas dan kepedulian sosial adalah modal utama agar komunitas tetap kuat dan bermanfaat bagi masyarakat luas.” ungkapnya.
Perayaan Anniversary ke-7 DFR pada 18 Oktober 2026 mendatang menjadi pengingat bahwa makna ulang tahun sebuah komunitas tidak diukur dari kemewahan acara, melainkan dari kualitas hubungan antar anggota dan kontribusi nyata kepada lingkungan. Dengan memilih syukuran sederhana, doa bersama, dan aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga, DFR menunjukkan bahwa kebersamaan dan empati mampu menjadi perayaan paling bermakna.
- Advertisement -
Ke depan, DFR juga berencana melanjutkan program-program yang menguatkan peran sosial komunitas, termasuk kegiatan kebersihan lingkungan, bantuan bagi korban bencana, dan upaya peningkatan keselamatan berkendara. Semangat gotong royong yang ditunjukkan pada anniversary kali ini diharapkan bisa menjadi pijakan untuk langkah positif berikutnya, menjadikan DFR bukan hanya sebagai wadah profesi, tetapi juga agen perubahan di Delanggu dan sekitarnya.
( Pitut Saputra )

