SUMUT, CHANEL7.ID — Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Mikhael Pangururan berhasil meraih juara umum dalam Festival Muda-Mudi Fransiskan (Mudifra) Regio Tapanuli Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Paroki Santa Lusiana Parlilitan, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, pada 10–11 Oktober 2026.
Festival ini diikuti perwakilan dari enam paroki, yakni Paroki Santo Mikhael Pangururan, Paroki Palipi, Paroki Balige, Paroki Pakkat, Paroki Parlilitan, dan Kuasi Paroki Simallopuk. Setiap paroki mengutus sekitar 50 peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Mudifra merupakan komunitas kaum muda Katolik yang menghidupi dan menyebarkan nilai-nilai spiritualitas Santo Fransiskus dari Asisi. Komunitas ini mengusung visi “Menjadi Saudara bagi Semua” dengan misi menjadi saksi Allah, membangun persaudaraan, peduli terhadap sesama, serta menjaga kelestarian alam melalui kehidupan yang sederhana.
Sebelum acara puncak festival, Mudifra bersama JPIC Kapusin Medan menggelar kegiatan penanaman pohon di Desa Partungkot Naginjang pada 26 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian kaum muda terhadap pelestarian lingkungan.
- Advertisement -
Festival Mudifra Regio Tapanuli 2026 diawali dengan malam keakraban dan seminar Fransiskan yang dibawakan oleh Pastor Niko Sitanggang dan Pastor Gabriel Marsel, OFMCap. Selanjutnya, para peserta mengikuti sejumlah perlombaan, yaitu bola voli, marhata atau manortor, serta paduan suara (koor).
Dalam perlombaan tersebut, OMK Paroki Santo Mikhael Pangururan meraih juara kedua pada cabang bola voli, juara kedua pada lomba marhata atau manortor, serta juara pertama pada lomba paduan suara.
Hasil tersebut mengantarkan Paroki Santo Mikhael Pangururan meraih predikat juara umum Festival Mudifra Regio Tapanuli Tahun 2026.
Ketua Panitia Mudifra Paroki Santo Mikhael Pangururan, Erisko Tamba, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mempersiapkan diri mengikuti festival tersebut.
“Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman Mudifra Paroki Santo Mikhael Pangururan yang telah memberikan waktu, pikiran, dan hati mereka hingga kita memperoleh hasil yang memuaskan,” ujar Erisko dengan haru.
- Advertisement -
Keberhasilan tersebut juga mendapat apresiasi dari pelatih Lasner Sitanggang, yang akrab disapa Black, serta Pastor Angelio, OFMCap, dan Rines Situngkir selaku pembina OMK Paroki Santo Mikhael Pangururan.
Selain itu, Ambrosius Simbolon dan Dedy Sitanggang dari Badan Pengurus Harian (BPH) OMK Santo Mikhael Pangururan turut mendampingi dan mendukung keikutsertaan para peserta dalam kegiatan tersebut.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kaum muda Katolik untuk terus mengembangkan bakat, mempererat persaudaraan lintas paroki, serta mengamalkan nilai-nilai Fransiskan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
- Advertisement -
®Ambrosius

