SUMUT, CHANEL7.ID – SMK Swasta Teladan Bangun Simalungun menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman sekolah, Sabtu (2/5) pagi. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh siswa serta guru dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa sekaligus memperkuat semangat pendidikan. Penggunaan busana adat juga menjadi simbol keberagaman dan upaya menanamkan nilai nasionalisme di lingkungan sekolah.
Peringatan Hardiknas sendiri tidak terlepas dari sosok Ki Hajar Dewantara, pelopor pendidikan nasional yang lahir pada 2 Mei 1889. Ia dikenal sebagai pendiri Taman Siswa pada 1922 dengan semboyan “Tut Wuri Handayani”. Pemerintah kemudian menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional melalui Keputusan Presiden RI Nomor 316 Tahun 1959.
Ketua Yayasan Perguruan Teladan Bangun Simalungun, HJ. Hamir Rudin Usman, menegaskan pentingnya memperingati Hardiknas setiap tahun sebagai bentuk komitmen terhadap kemajuan pendidikan.
- Advertisement -
“Peringatan Hari Pendidikan Nasional harus terus dilaksanakan agar semangat belajar dan mengajar tetap terjaga, khususnya di lingkungan sekolah kami,” ujarnya.
Ia juga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru honorer, terutama terkait upah yang dinilai masih belum sesuai dengan standar upah minimum.
“Kami berharap pemerintah dapat membantu meningkatkan kesejahteraan guru, sehingga tidak sepenuhnya dibebankan kepada yayasan. Guru adalah bagian penting dalam mencerdaskan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Swasta Teladan Bangun menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas bukan hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kecintaan terhadap tanah air.
“Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa pendidikan tidak hanya soal pelajaran, tetapi juga membangun karakter, mimpi, dan masa depan,” ujarnya.
- Advertisement -
Ia juga menekankan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam memutus rantai kemiskinan dan membangun peradaban, dengan guru sebagai ujung tombak perubahan.
Peringatan Hardiknas di SMK Teladan Bangun Simalungun tahun ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme serta memperkuat kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi generasi muda.
- Advertisement -
®Joko S

