KLATEN, CHANEL7.ID – Pemerintah Desa Ponggok kembali menyalurkan bantuan sosial dalam rangka Berkah Ramadhan dengan membagikan sekitar 700 paket sembako kepada warga kurang mampu. Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini berlangsung khidmat dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak, terutama setelah Camat Polanharjo, Moh Prihadi, menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga desa dan keberlanjutan program sosial tersebut (05/03/2026).
Penyaluran yang bersumber dari sebagian alokasi Pendapatan Asli Desa (PAD) serta donasi melalui lembaga amal jariyah warga ini menelan biaya mendekati angka Rp30 juta. menurut perwakilan Pemerintah Desa Ponggok, dirinya juga turut menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelancaran kegiatan sore hari ini.
Sementara Camat Polanharjo Moh. Prihadi dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap keberlanjutan program berbagi di Desa Ponggok. “Alhamdulillah Desa Ponggok berbagi masih terus ada hingga tahun ini. Kami sangat mengapresiasi sinergi dari seluruh aparat desa, jajaran BPD, Karang Taruna dan semua pihak. Apa yang sudah baik mari terus kita tingkatkan dan pertahankan,” ujar Camat yang hadir untuk menyaksikan langsung proses penyaluran bantuan.
Pernyataan tersebut Camat menjadi sorotan utama karena menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah paket yang dibagikan, melainkan dari kemampuan desa untuk menjaga kesinambungan program melalui tata kelola yang baik dan partisipasi aktif masyarakat. Camat Polanharjo Moh. Prihadi menekankan bahwa program sosial seperti ini harus dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang yang mendukung kesejahteraan dan pembangunan manusia di desa.
- Advertisement -
Selain pembagian sembako, Camat juga memuji inisiatif lembaga amal jariyah warga yang menjadi salah satu sumber dana kegiatan. Ia menilai bahwa keterlibatan warga dalam kegiatan amal dan filantropi lokal merupakan modal penting untuk memperkuat ketahanan sosial desa. “Lembaga amal jariyah warga bisa menginspirasi. Amal warga desa kembali pada warga masyarakat, termasuk program beasiswa satu rumah satu sarjana yang merupakan program bagus dan patut didukung bersama,” tambah Camat.
Program beasiswa yang disebutkan Camat menjadi bagian dari upaya Desa Ponggok untuk meningkatkan akses pendidikan dan membuka peluang bagi generasi muda. Dukungan PAD yang disisihkan untuk program sosial ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam mengalokasikan sumber daya untuk kesejahteraan masyarakat. Menurut penyelenggara, alokasi tersebut direncanakan dan dikelola agar dapat berkelanjutan tanpa mengganggu fungsi pelayanan publik lainnya.
Dalam arahannya, Camat Moh Prihadi juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan duniawi dan nilai-nilai rohani. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga aktif menjaga lingkungan dan melestarikan sumber daya alam. Upaya penghijauan dan pengelolaan air menjadi bagian dari visi jangka panjang agar Desa Ponggok tidak hanya makmur secara ekonomi, tetapi juga lestari secara ekologis.
Harapan Camat agar Ponggok berkembang sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan turut mendapat sorotan. Ia mendorong pengembangan potensi wisata desa yang ramah lingkungan sehingga dapat menjadi contoh bagi desa lain. Menurutnya, pengembangan wisata yang terintegrasi dengan pelestarian alam akan membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Ketua Tp PKK sekaligus istri dari kepala desa Ponggok Junaedhi Mulyono yakni Ratnasari Irawati, turut menjelaskan bahwa dana untuk penyaluran sembako tahun ini berasal dari kombinasi penyisihan PAD dan hasil penggalangan amal. “Program Desa Ponggok tetap diadakan tiap tahun dengan menyisihkan dan mengusahakan sekitar 700 paket sembako sejumlah kurang lebih Rp 30 juta yang dibagi tahun ini yang juga hasil dari amal jariyah, kalau untuk keseluruhan anggaran kesemuanya mencapai kurang lebih 250 juta termasuk program beasiswa satu rumah satu sarjana, dan berbagai jenis bantuan lainnya. Insyaallah kami akan terus berbagi sesuai dengan motto Desa Ponggok, terus lestari dan makmur,” kata Ketua Tp PKK desa Ponggok saat ditemui jurnalis Chanel.id disela kegiatan.
- Advertisement -
Proses distribusi paket sembako dilakukan secara terkoordinasi dengan aparat desa dan BPD serta karang taruna ini untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Daftar penerima disusun berdasarkan data keluarga kurang mampu yang telah diverifikasi oleh perangkat desa. Selain sembako, beberapa keluarga juga menerima informasi mengenai program beasiswa dan kegiatan pelestarian lingkungan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Respon warga terhadap kegiatan ini umumnya positif. Sejumlah penerima mengaku terbantu oleh paket sembako yang diterima menjelang hari raya, sementara tokoh masyarakat memandang kegiatan ini sebagai bukti nyata komitmen desa terhadap kesejahteraan sosial. Beberapa warga juga menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi lebih aktif dalam program amal dan kegiatan lingkungan yang digagas desa.
Menutup kegiatan, Camat Moh Prihadi kembali mengingatkan agar semua pihak mempertahankan semangat gotong royong dan sinergi yang telah terbangun. Ia mengajak pemerintah desa, BPD, lembaga amal, dan warga untuk bersama-sama merancang langkah strategis demi memperkuat program sosial, pendidikan, dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, Desa Ponggok diharapkan tidak hanya menjadi tempat yang sejahtera secara material, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga keseimbangan dunia dan rohani.
- Advertisement -
Kegiatan penyaluran Berkah Ramadhan di Desa Ponggok menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga lokal, dan masyarakat dapat menghasilkan manfaat nyata. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, menurut Camat, adalah kunci agar program-program positif tersebut dapat terus berkembang dan memberi dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga.
®Pitut Saputra

