JAKARTA, CHANEL7.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin sore di Istana Negara. Dalam perombakan ini, lima posisi menteri diganti dan satu kementerian baru dibentuk, menandai langkah strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan nasional dan global.
Dikabarkan Berikut adalah nama-nama pejabat yang mengalami pergantian:
– Menteri Keuangan: Sri Mulyani digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa seorang ekonom senior yang sebelumnya menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS.
– Menteri Koperasi:_Budi Arie Setiadi digantikan oleh Ferry Juliantono.
– Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI): Abdul Kadir Karding digantikan oleh Mukhtaruddin.
– Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo dicopot, namun penggantinya belum diumumkan.
Kementerian Baru, Haji dan Umrah, Dalam reshuffle tersebut, Presiden Prabowo juga meresmikan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah, yang sebelumnya merupakan bagian dari Badan Pengelola Haji.
– Menteri Haji dan Umrah: Irfan Yusuf
– Wakil Menteri Haji dan Umrah: Dahnil Azhar Simanjuntak
Dari beberapa informasi yang dihimpun, Alasan Pergantian, Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, reshuffle dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para menteri serta masukan dari berbagai pihak. Beberapa menteri dinilai tidak mampu memberikan solusi atas persoalan ekonomi dan sosial yang semakin kompleks.
- Advertisement -
Pengamat politik Adi Prayitno menyebut bahwa pergantian ini juga dipicu oleh sejumlah kontroversi dan blunder kebijakan, termasuk pernyataan yang dianggap tidak sensitif terhadap isu publik.
Pergantian Menteri Keuangan menjadi sorotan utama. Pasar keuangan merespons dengan hati-hati, menunggu arah kebijakan fiskal dari Purbaya Yudhi Sadewa. Para ekonom menilai bahwa reshuffle ini sarat dengan kepentingan politik dan akan berdampak pada kredibilitas fiskal Indonesia ke depan.
- Advertisement -
®Patrick

