Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Cari...
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: Merti Tirto dan Wayangan di Desa Ponggok: Rangkaian Syukur dan Penghormatan pada Sumber Air
Share
Notification Show More
Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
  • Streaming Video
Cari...
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Follow US
© PT Media Chanel Online
Chanel 7 > Daerah > Budaya > Merti Tirto dan Wayangan di Desa Ponggok: Rangkaian Syukur dan Penghormatan pada Sumber Air
Budaya

Merti Tirto dan Wayangan di Desa Ponggok: Rangkaian Syukur dan Penghormatan pada Sumber Air

Chanel7.id
Chanel7.id  - ©By.Redaksi Published Juli 27, 2025
Share
6 Min Read
Compress 20250727 173305 5468
Photo Oleh, Pitut (Chanel7.id) Sesampainya di halaman kantor desa, semua air dituangkan ke dalam satu wadah besar berlapis kain hitam putih.
SHARE
Bagikan Berita

KLATEN, CHANEL7.ID – Di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, masyarakat bergotong-royong menggelar sebuah tradisi mendalam setiap tahun, yakni Merti Tirto (Kenduri Banyu). Ritual ini bukan sekadar upacara biasa, melainkan wujud syukur, ruwatan, dan pengingat kuat bahwa setiap tetes air yang mengalir ke ladang, sumur, atau sawah adalah anugerah yang harus dirawat. Tradisi ini kian mengakar sebagai simbol ikatan antara warga dengan alam, khususnya tujuh sumber mata air yang menopang kehidupan warga Desa Ponggok (27/07/2025).

Acara sedianya berlangsung pada Minggu siang hingga malam hari, berpusat di halaman Kantor Desa Ponggok. Diawali dengan lantunan sholawat doa dari grup musik Hadroh yang berturut turut berlanjut ke penampilan Drumband dari SDN Ponggok dan penampilan Jathilan, Tari Gedruk, Tari Topeng Ireng, serta serah terima SK pada perangkat RT RW lama ke yang baru periode 2025 – 2028. Tepat saat matahari mulai meredup, rombongan warga, didampingi tokoh adat, perangkat desa, hingga seniman lokal, serta mahasiswa KKN UNS dan UMS berangkat berkeliling mengambil air dari tujuh titik sumber. Ritual kirab budaya Merti Tirto ini menghidupkan kembali semangat kebersamaan, saat warga berjalan tertib, membawa payung bunga dan kendi, diiringi alunan gamelan, hingga bunyi-bunyian, dengan cucuk lampah dan penyapu jalan di posisi terdepan.

Read More

Chanel7.id 19
Wayang Kontemporer Semarakkan Hari Jadi Klaten dan HUT Kemerdekaan RI
Keseruan Festival Memet Ikan Klaten 2026
Solo Batik Carnival 2026 Dalam Semangat PITOELAS
Merbabu Art Fest Meriahkan Hari Jadi Boyolali ke 179

Tujuh sumber air pilihan mencerminkan cakupan wilayah tangkapan air Desa Ponggok. Mulai Umbul Besuki di sisi barat desa, Umbul Sigedang yang menyimpan cita rasa legendaris, hingga Umbul Ponggok yang kini lebih dikenal wisatawan. Empat sumber lainnya tersebar di lahan persawahan dan perbukitan, masing-masing menawarkan karakter air jernih yang menyegarkan. Para peserta kirab bergantian mengambil air dengan penuh khidmat, seolah memetik berkah dari perut bumi.

Beragam kesenian mewarnai perjalanan kegiatan budaya Merti Tirta ini. para seniman tari yang menari penuh energi, dan penampilan barongan jathilan reog lewat tari gedruk dan topeng ireng mempesona para pengunjung yang hadir, sementara di penghujung acara direncanakan pentas wayang kulit dan akan menuturkan lakon tokoh yang menjaga keseimbangan alam, serta pembacaan tetembangan Jawa yang memuji Sang Pencipta. Penampilan seni bukan hanya pemanis acara, disini, melainkan cara meneguhkan pesan, menjaga alam dan budaya sebagai dua sisi mata uang yang tak terpisahkan.

- Advertisement -

Sesampainya di halaman kantor desa, semua air dituangkan ke dalam satu wadah besar berlapis kain hitam putih. Prosesi penggabungan ini menjadi simbol “ruwatan” pembersihan kolektif dari segala hal buruk, sekaligus janji bersama untuk merawat sumber air. Sebagian air kemudian disiramkan ke peserta kirab sebagai tanda berkah, sisanya dipendam atau disalurkan kembali ke mata air untuk menjaga debit dan kejernihannya.

Junaedi Mulyono, Kepala Desa Ponggok, menegaskan bahwa Merti Tirto lebih dari ritual seremonial. “Tradisi ini mengingatkan kita bahwa air di Ponggok berasal dari tangkapan alam Merapi dan Merbabu. Setiap tetes air hujan yang meresap ke tanah, dan sebagian besar mengalir ke desa kita,” ujarnya di sela-sela kegiatan acara. Ia berharap dengan ritual ini, masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga daerah tangkapan hulu hingga hilir.

Secara geografis, Desa Ponggok berada di hilir zona pegunungan. Hujan yang jatuh di lereng Merapi dan Merbabu sebagian besar meresap ke lapisan tanah vulkanik, kemudian memancar keluar sebagai mata air. “Sekitar 20 persen air hujan di kawasan ini bermuara ke Ponggok,” tambah Junaedi Mulyono. Kesadaran ini begitu krusial untuk menghindari praktik penebangan liar maupun konversi lahan yang dapat mengurangi kapasitas resapan air.

Pada tataran program pembangunan, Merti Tirto sejalan dengan rencana pembaruan Desa Ponggok menempatkan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sebagai dua pilar utama. Setiap kali ritual digelar, maka bersamaan pula digulirkan pelatihan konservasi lahan, penyuluhan sanitasi, penebaran benih ikan dan penanaman pohon serta forum warga untuk merumuskan kebijakan pengelolaan air berbasis komunitas.

Sugeng Raharjo Koordinator Merti Tirto, menekankan makna kolektif dari tradisi ini. “Kita bukan hanya saudara sesama warga Ponggok, melainkan juga memiliki paseduluran dengan alam Merapi. Merti Tirto (Kenduri Banyu) hendak menegaskan bahwa merawat air adalah tanggung jawab bersama dari hulu hingga hilir,” ujarnya. Ia berharap momentum ini tak berhenti sebagai simbol semata, melainkan ditindaklanjuti dengan aksi nyata, reboisasi, pembuatan biopori, hingga patroli sumber air, serta pelepasan benih ikan guna menjaga ekosistem.

- Advertisement -

Sebagai puncak, pagelaran wayang kulit pada malam hari akan dibawakan oleh Dalang Ki Sarlair dari Manjung, Ngawen Klaten. Dan mengusung lakon tokoh pewayangan dengan narasi tentang pemeliharaan semesta yang terasa kental dengan pesan ekologis. Seluruh tokoh pun memberikan wejangan halus tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam, sebelum dalang menutup lakon dengan harapan alam dan manusia bersinergi.

Di akhir perayaan kegiatan budaya sedianya juga diisi dengan penyembelihan kambing kendit dan kembul bujono bersama. Rangkaian Merti Tirto Kenduri Banyu Desa Ponggok tak hanya mengikat warga secara sosial, tetapi juga meneguhkan suasana batin, hasrat bersama untuk memurnikan niat, menyulam kembali harmoni dengan alam, dan menanamkan tanggung jawab antar generasi. Di balik gemerlap pagelaran dan nikmatnya air yang disaring dari tujuh mata air, terpatri tekad kuat seluruh elemen desa setiap tetes terus mengalir, memberi kehidupan bagi hari esok.

 

- Advertisement -

 

 

®Pitut Saputra

About Author

Chanel7.id

Chanel7.id

See author's posts

TAGGED: Merti Tirto dan Wayangan, Provinsi Jawa tengah
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Copy Link
Reaksi Pemirsa
Love0
Sad0
Happy0
Surprise0
Sleepy0
Cry0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Compress 20250726 191344 4074 Babinsa Koramil 07/Pancur Dampingi Penyaluran 688 Sak Beras Bantuan Pangan untuk 344 KPM di Desa Tuyuhan
Next Article Compress 20250727 184637 7376 Hangatnya Kasih, Satgas Yonif 301/PKS Hadiri Pernikahan Massal dan Pembaptisan Anak
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Follow

3.45M Like
34.92M Follow
123.4k Follow
193.5k Subscribe

Latest News

IMG 20260918 142719
Rencana PLTP Gunung Ungaran Memicu Perdebatan Energi dan Pelestarian Situs Budaya
Berita September 18, 2026
IMG 20260915 172943
Pemprov Jateng Resmikan Queen Latifah Hospital Semarang
Daerah September 15, 2026
IMG 20260914 161144
Dari Aula Kampus ke Panggung Nasional: MTQ XXXI Merajut Kolaborasi dan Toleransi
Daerah September 14, 2026
Compress 20260914 095049 9282
Pemuda 20 Tahun Dilaporkan Tenggelam di Sungai Lobang Kerasaan, Pencarian Masih Berlangsung
Daerah September 14, 2026

Baca Juga

Chanel7.id 19
Budaya

Wayang Kontemporer Semarakkan Hari Jadi Klaten dan HUT Kemerdekaan RI

Agustus 20, 2026 81 Views
IMG 20260719 123610
Budaya

Keseruan Festival Memet Ikan Klaten 2026

Juli 19, 2026 94 Views
IMG 20260711 175454
Budaya

Solo Batik Carnival 2026 Dalam Semangat PITOELAS

Juli 11, 2026 102 Views
Chanel7.id 28
Budaya

Merbabu Art Fest Meriahkan Hari Jadi Boyolali ke 179

Juni 5, 2026 178 Views
Previous Next
Iklan
Iklan
Iklan

Media Chanel7.id & Chanel7.id/news, Diterbitkan Oleh PT Media Chanel Online, Adalah Portal Berita Nasional Dan Internasional, Bahkan Sampai ke Daerah, Yang Ada Diseluruh Indonesia.

Informasi Tentang Kami Silahkan Klik :

Email

Untuk Informasi Dan Layanan Lainnya Tentang Kami Klik Kontak Kami 

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum.
Koperasi Ikhlas Jaya Mandiri
Chanel 7Chanel 7
Follow US

©By. PT Media Chanel Online

  • Tentang Kami
  • ⚪Redaksi
  • Advertorial
  • Contact Us
  • Terms & Condition
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Forget Password

Register Lost your password?