CIREBON, CHANEL7.ID – Pembangunan 10 sumur resapan di Desa Sarabau, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, telah rampung pada akhir November 2025. Pembangunan sumur resapan itu bersumber dari APBD Kabupaten Cirebon sebesar Rp 89.890.000.
Kepala Bidang dan Peningkatan Kapasitas dan Pemulihan Lingkungan (PKPL), DLH Kabupaten Cirebon, Alfian Rediana menjelaskan pembangunan sumur resapan itu merupakan program kolaboratif Pemda Cirebon dalam rangka upaya penanganan desa yang kategori kumuh. Pembangunan itu dilakukan agar lebih wilayah desa tersebut dapat meningkat dari sisi sanitasi dan kebersihan lingkungan.
“Maka dari itu, kami dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon hadir untuk membangun sumur resapan,” kata Alfian diruang kerjaannya pada Kamis (4/12/2025) pagi.
Menurut Alfian, sumur resapan adalah struktur yang dirancang untuk menangkap dan menyerap air hujan ke dalam tanah, sehingga dapat membantu mengurangi risiko banjir dan meningkatkan ketersediaan air tanah.
- Advertisement -
“Tujuan dari pembuatan sumur resapan, tentunya mengurangi genangan-genangan air yang ada wilayah Desa Sarabau,” terangnya.
“Kemudian manfaat berikutnya juga adalah untuk menyerap air hujan agar tidak langsung turun ke hilir. Sehingga bisa di serap oleh tanaman-tanaman disekitarnya, dan fungsinya untuk kesuburan wilayah sekitar,” imbuhnya.
Dengan demikian, kata Alfian, sumur resapan adalah salah satu solusi yang efektif untuk mengurangi risiko banjir, meningkatkan ketersediaan air tanah, dan meningkatkan kualitas lingkungan.
“Tentu dari setiap pembangunan memiliki manfaat yang baik untuk masyarakat dan lingkungan, dan pembangunan sumur resapan itu baru selesai akhir November,”jelasnya.
Masih menurut Alfian, sebelum dilakukan pembangunan sumur resapan di 10 titik wilayah Desa Sarabau, pihaknya telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada Pemerintah Desa Sarabau beserta warga sekitar.
- Advertisement -
“Kita pernah menyampaikan di acara terkait dengan sosialisasi penanganan sampah. Di acara itu, kita sampaikan terkait rencana kegiatan tersebut,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan sumur resapan dapat mengurangi resiko banjir di wilayah Desa Sarabau.
“Kita perlu juga infrastruktur pendukung seperti peningkatan jalan lingkungan, saluran air sehingga air hujan tersebut juga tidak terlalu banyak genangan, dan bisa mengalir ke hilir, “tutup Alfian.
- Advertisement -
®Mu’min

