SUMUT, CHANEL7.ID – Dukungan terhadap sektor pertanian di Kabupaten Toba kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan sarana pertanian kepada pomparan Sonak Malela. Bantuan tersebut berupa satu unit traktor berukuran besar merek Yanmar dan tiga unit mesin pompa air merek Kubota.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara sekaligus Anggota DPR RI Komisi XIII, Drs. Rapidin Simbolon, dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tugu Raja Bona ni Onan Pardede, Balige, Jumat (6/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Rapidin Simbolon hadir didampingi Ketua Komisi B DPRD Sumatera Utara Sorta Ertaty Siahaan, Wakil Bupati Toba periode 2020–2024 Tonny Simanjuntak, serta tokoh pemuda Kabupaten Toba, Sugeng Siahaan.
Kedatangan rombongan disambut para penetua dan perwakilan empat marga yang tergabung dalam pomparan Sonak Malela, yakni Pardede, Napitupulu, Marpaung, dan Simangunsong.
- Advertisement -
Penyambutan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan mengedepankan tradisi adat Batak. Ketua Umum Punguan Sonak Malela, Ir. Tengku Idris Pardede, memimpin prosesi pemberian beras sipir ni tondi sebagai simbol doa, berkat, dan penguatan. Rapidin Simbolon dan Sorta Ertaty Siahaan juga menerima ulos yang disematkan oleh para penetua.
Tradisi tersebut menjadi ungkapan penghormatan sekaligus doa agar keduanya senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Usulan Petani Berbuah Bantuan Traktor
Dalam sambutannya, Ketua Umum Punguan Sonak Malela, Tengku Idris Pardede, menceritakan proses pengajuan bantuan alat pertanian tersebut. Ia mengatakan bahwa sebelumnya pengurus Sonak Malela telah menyampaikan kebutuhan traktor kepada Rapidin Simbolon dan Sorta Ertaty Siahaan.
Sorta, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Sonak Malela, bersama Rapidin kemudian mengarahkan pengurus untuk menyiapkan proposal pengajuan bantuan.
- Advertisement -
Menurut Tengku Idris, penyerahan satu unit traktor berukuran besar tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan sarana pertanian yang selama ini diharapkan dapat membantu anggota punguan maupun kelompok tani lainnya di Kabupaten Toba.
“Pak Rapidin ini sudah lama kami kenal. Pengurus Sonak Malela pernah mengusulkan traktor kepada beliau dan disambut dengan antusias. Ibu Sorta, namboru kami, bersama amang boru kami, Pak Rapidin, mengarahkan agar kami membuat proposal,” kata Tengku Idris.
Ia menjelaskan, keberadaan alat pertanian seperti traktor sangat dibutuhkan petani, terutama untuk mendukung pengolahan lahan agar pekerjaan pertanian dapat dilakukan lebih efektif dan menunjang peningkatan hasil produksi.
- Advertisement -
Selain bantuan traktor, Tengku Idris juga mengingat bantuan benih jagung varietas P-32 Singa Super yang sebelumnya disalurkan Rapidin Simbolon kepada kelompok tani.
Menurutnya, benih jagung tersebut telah ditanam dan dipanen oleh masyarakat. Hasil panen bahkan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga petani, termasuk untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak.
“Jagung yang diberikan sudah kami panen dan hasilnya sudah menjadi uang untuk sekolah anak,” ujarnya.
Pengalaman tersebut, lanjutnya, semakin meningkatkan harapan masyarakat agar komunikasi dan kerja sama dengan para wakil rakyat terus terjalin. Ia juga mengakui bahwa sebelumnya masyarakat belum banyak mengetahui mekanisme menyampaikan kebutuhan kepada perwakilan mereka di lembaga legislatif.
Sorta: Komitmen Perjuangkan Kebutuhan Petani
Sementara itu, Sorta Ertaty Siahaan menyampaikan bahwa masa tugasnya bersama Rapidin Simbolon masih berlangsung hingga 2029. Oleh karena itu, ia menyatakan akan terus berupaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat, termasuk kelompok tani Sonak Malela dan petani lainnya di Kabupaten Toba.
“2029 masih lama untuk selesai. Kami akan terus tancap gas. Ini sebagai bukti kepedulian dan komitmen kami kepada Sonak Malela,” kata Sorta.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen untuk tetap menjalin komunikasi dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat selama menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
Rapidin: Bantuan Melalui Jalur Aspirasi
Dalam kesempatan yang sama, Rapidin Simbolon menjelaskan bahwa bantuan traktor dan tiga unit mesin pompa air tersebut merupakan bagian dari upayanya memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya melalui jalur aspirasi.
Ia mengakui bahwa sebagai Anggota DPR RI Komisi XIII, bidang tugasnya bukan secara khusus menangani sektor pertanian. Namun, menurutnya, kebutuhan masyarakat yang disampaikan tetap perlu diperjuangkan melalui komunikasi dan koordinasi dengan komisi maupun pihak terkait.
“Saya harus memperjuangkan ini untuk Bapak dan Ibu, amang dan inang. Kami akan tetap berupaya membawa apa yang bisa diperjuangkan untuk masyarakat, khususnya Sonak Malela dan kelompok tani di Toba,” ujar Rapidin.
Rapidin berharap bantuan berupa satu unit traktor Yanmar dan tiga unit mesin pompa air Kubota tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat.
Ia juga berpesan agar seluruh bantuan dikelola dan digunakan secara bersama-sama serta merata, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh segelintir orang, tetapi juga dapat menjangkau kelompok tani lain yang membutuhkan.
Menurut Rapidin, perhatian terhadap petani kecil merupakan salah satu hal yang terus didorongnya dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Ia turut menyampaikan bahwa sebelumnya bantuan traktor dengan ukuran serupa telah disalurkan ke sejumlah daerah, antara lain Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Borbor di Kabupaten Toba, Tapanuli Utara, dan Samosir.
Prosesi Adat Warnai Penyerahan Bantuan
Menjelang penyerahan bantuan, para penetua kembali menyampaikan doa dan harapan melalui prosesi pemberian beras sipir ni tondi dan sirih kepada Rapidin Simbolon serta Sorta Ertaty Siahaan.
Dalam prosesi berikutnya, Rapidin bersama para penetua memercikkan beras ke badan traktor. Tradisi tersebut menjadi simbol doa dan harapan agar alat pertanian itu membawa keselamatan bagi para penggunanya serta memberikan manfaat bagi kehidupan para petani.
Bagi pomparan Sonak Malela, bantuan tersebut diharapkan menjadi tambahan sarana penting dalam mendukung kegiatan pertanian, khususnya pengolahan lahan dan kebutuhan pengairan.
Masyarakat berharap traktor dan tiga mesin pompa air tersebut dapat dikelola dengan baik serta digunakan secara bergiliran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan anggota punguan maupun kelompok tani lainnya di Kabupaten Toba.
Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat dan para wakil rakyat untuk terus membangun komunikasi dalam menyampaikan serta memperjuangkan kebutuhan sektor pertanian di daerah.
®Ambrosius

