KLATEN, CHANEL7.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, dan Alfamart menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Halaman Gedung Sunan Pandanaran/RSPD Klaten. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten sekaligus upaya strategis menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di tingkat daerah (16/07/2026).
GPM dirancang untuk mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan pokok berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Selain membantu menjaga daya beli rumah tangga, program ini juga menjadi instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah. Dengan menghadirkan pasokan yang memadai dan harga yang transparan, pemerintah daerah berharap tekanan harga dapat diminimalkan sehingga kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Berbagai komoditas pangan pokok tersedia dalam kegiatan ini, antara lain beras SPHP, beras Gapoktan, Minyakita, gula pasir, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, serta aneka produk olahan dan segar dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan pelaku ( Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) UMKM lokal. Kehadiran produk-produk lokal di stan pameran tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga membuka akses pasar bagi petani dan pelaku usaha mikro di Kabupaten Klaten.
Perum Bulog dan Alfamart berperan dalam penyediaan dan distribusi komoditas pokok sehingga ketersediaan barang dapat terjaga. Sementara itu, Bapanas mendukung aspek kebijakan dan koordinasi pasokan. Sinergi antar-institusi ini diharapkan menciptakan mekanisme distribusi yang efisien dan adil sehingga manfaat program dapat dirasakan secara merata.
- Advertisement -
Selain operasi pasar, panitia juga menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif seperti demo pengolahan pangan, penyuluhan gizi, serta lomba kreasi menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) dan lomba masak ikan. Puluhan perwakilan TP PKK ( Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) dari kecamatan-kecamatan di Klaten mengikuti lomba kreasi menu dan lomba masak ikan yang digelar di kompleks Gedung Sunan Pandanaran tersebut. Kegiatan lomba ini bertujuan meningkatkan keterampilan pengolahan bahan pangan lokal, mendorong pola konsumsi sehat, serta memperkenalkan variasi menu berbasis bahan pokok yang tersedia di GPM.
Demo pengolahan dan penyuluhan gizi memberi nilai tambah edukatif bagi pengunjung. Masyarakat dapat belajar cara mengolah bahan pangan agar lebih bergizi dan ekonomis, serta mendapatkan informasi tentang pemilihan bahan yang aman dan bernutrisi. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi bagi produk olahan KWT dan UMKM sehingga potensi pemasaran dapat meningkat.
Panitia menekankan pelaksanaan yang tertib dan transparan. Setiap stan dilengkapi informasi harga dan asal produk sehingga pembeli dapat membandingkan dan memilih sesuai kebutuhan. Petugas lapangan dari DKPP dan mitra kerja bertugas mengawasi distribusi agar tidak terjadi penumpukan atau praktik penimbunan yang dapat merugikan konsumen. Selain itu, panitia menyiapkan jalur antrian yang rapi dan layanan informasi gizi untuk memudahkan pengunjung.
Untuk memastikan pemerataan, panitia juga menerapkan kuota pembelian per keluarga pada beberapa komoditas strategis. Langkah ini dimaksudkan agar lebih banyak warga dapat memanfaatkan kesempatan memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau tanpa mengurangi akses bagi kelompok rentan.
Gerakan Pangan Murah memberikan manfaat ekonomi langsung dan jangka panjang. Secara langsung, masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sehingga beban pengeluaran rumah tangga berkurang. Secara tidak langsung, peningkatan penjualan produk lokal mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa dan kecamatan, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas.
- Advertisement -
Kehadiran produk KWT dan UMKM di GPM diharapkan meningkatkan visibilitas usaha mikro dan memperluas jaringan pemasaran. Dengan meningkatnya permintaan, petani dan pelaku usaha lokal berpeluang meningkatkan produksi dan kualitas produk, yang pada gilirannya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Klaten
Iwan Kurniawan menyampaikan, “Kegiatan ini bertujuan mendorong diversifikasi konsumsi pangan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi pangan yang sehat, bergizi, seimbang, dan aman, kami mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah nyata menuju pola makan yang lebih baik sekaligus mendukung produk lokal yang berkontribusi pada ketahanan pangan daerah.” ujarnya.
Panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengunjung, pelaku usaha, dan mitra kerja yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan Gerakan Pangan Murah, kehadiran dan dukungan tidak hanya memanfaatkan kesempatan guna berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian bersama untuk mengangkat produk-produk lokal hasil petani, KWT, dan pelaku UMKM Kabupaten Klaten.
- Advertisement -
Semoga sinergi antar-pemangku kepentingan ini terus terjaga dan berkembang, sehingga GPM tidak sekadar menjadi kegiatan sesaat, melainkan program berkelanjutan yang mampu menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Klaten.
@ Pitut Saputra

