Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Cari...
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: Daun Kelor guna Penurunan Stunting dan Pemberdayaan Masyarakat
Share
Notification Show More
Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
  • Streaming Video
Cari...
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Follow US
© PT Media Chanel Online
Chanel 7 > Berita > Daun Kelor guna Penurunan Stunting dan Pemberdayaan Masyarakat
Berita

Daun Kelor guna Penurunan Stunting dan Pemberdayaan Masyarakat

Editor 1
Editor 1 Published Juli 15, 2026
Share
7 Min Read
IMG 20260715 131851
Laporan Photo Oleh Pitut Saputra (Chanel7.id)
SHARE
Bagikan Berita

KLATEN, CHANEL7.ID
Poltekkes Kemenkes (Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan)
Surakarta meluncurkan program UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) binaan yang menggabungkan intervensi gizi berbasis komunitas dengan pemberdayaan ekonomi keluarga sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Klaten. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 15 Juli 2026, di Gedung Ngesti Dharmo, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, ini menempatkan daun kelor sebagai bahan baku unggulan untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang sekaligus memperkaya asupan gizi keluarga (15/07/2026).

Mengusung tema “Bersinergi membangun ekonomi keluarga dan gizi berkualitas untuk generasi Klaten yang sehat, cerdas, dan berdaya saing”, program ini dirancang partisipatif dan aplikatif. Rangkaian kegiatan meliputi demonstrasi produksi, penyuluhan gizi, pelatihan teknis pengolahan pangan, pendampingan pemasaran, serta skrining status gizi balita sebagai langkah monitoring awal. Tim dosen pengabdian masyarakat dari Poltekkes Kemenkes Surakarta yang memimpin kegiatan antara lain Lusinta Agustina, Indri Kusuma Dewi, dan Sih Rini Handajani.

Read More

Compress 20261017 000234 4045
Kejari Simalungun Dalami Dugaan Korupsi Dana BOS dan Aset Sekolah SMP Al-Washliyah 40 Bandar Huluan
Peduli Dampak Kabut Asap, Kapolres Samosir Bagikan 100 Masker Gratis kepada Pelajar dan Pengendara
Peduli Dampak Kabut Asap, Komunitas Wartawan Samosir Bagikan 50 Kotak Masker kepada Pelajar
BMKG Deteksi Sebaran Asap di Sumatera Utara, Pemkab Samosir Imbau Warga Gunakan Masker

Dalam sambutan pembukaan, Dr. apt . Indri Kusuma Dewi.,M.Sc Ketua Jurusan Jamu Poltekkes Kemenkes Surakarta, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menghasilkan output nyata bagi kesejahteraan rumah tangga sekaligus menjadi salah satu upaya percepatan penurunan angka stunting di Klaten. “Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan menghasilkan output yang dapat meningkatkan kesejahteraan rumah tangga dan menjadi salah satu upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Klaten.” tegasnya. Ia berharap ibu-ibu PKK setelah pendampingan nantinya bisa memiliki produk sendiri dan kedepannya bisa dibantu dalam hal legalitas dan perizinan dari Dinas Kesehatan Klaten,” ujarnya.

Kehadiran Ketua TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Kabupaten Klaten, Fahrani Hamenang, turut menambah bobot komitmen lintas sektor terhadap program ini. Dalam sambutannya ia menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkumpul dan bersilaturahmi, serta menekankan bahwa penanganan stunting memerlukan pendekatan yang lebih luas dari sekadar aspek ekonomi.

- Advertisement -

“Ada banyak cara mengatasi stunting, salah satunya memanfaatkan daun kelor yang mudah ditemukan dan kaya gizi. Jadi meskipun angka kemiskinan menurun selama kepemimpinan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, namun angka stunting justru meningkat, sehingga dari kontradiksi ini jelas bahwa stunting bukan hanya masalah ekonomi tetapi juga berkaitan dengan pola asuh yang kurang tepat. Oleh karena itu orang tua dan kita semua harus berlomba memodifikasi makanan agar bisa lebih bergizi dan mudah dikonsumsi anak, dan saya berharap apa yang diperoleh dalam pertemuan ini yang begitu inspiratif dalam memanfaatkan daun kelor nantinya dapat dibagikan serta dimanfaatkan oleh masyarakat,” paparnya.

Peluncuran UMKM binaan ini menampilkan dua produk unggulan berbasis kelor, yakni Teh Kelor dan Sirup Kelor. Demonstrasi pembuatan produk dilakukan oleh tiga kelompok UMKM binaan yang telah didampingi Poltekkes, yaitu kelompok Hermasta, Kelorista, dan Mankesta. Praktik produksi terbagi menjadi dua kelompok untuk pembuatan Teh Kelor dan satu kelompok untuk Sirup Kelor. Kegiatan demo tidak hanya memperlihatkan teknik pengolahan, tetapi juga menekankan standar kebersihan pangan, teknik pengolahan yang mempertahankan nilai gizi, serta pengemasan yang menarik dan aman.

Peran Dinas Kesehatan menjadi penting dalam aspek legalitas dan perizinan produk pangan. Perwakilan dinas kesehatan Dede Fajar Sumantri memaparkan mekanisme perizinan yang harus dipenuhi agar produk UMKM dapat dipasarkan secara luas dan memenuhi standar keamanan pangan. Pendampingan teknis untuk sertifikasi dan perizinan diharapkan membuka akses pasar yang lebih besar dan memperkuat keberlanjutan usaha mikro di tingkat desa.

Sementara ditemui di sela kegiatan Lusinta Agustina, SST., Bdn, M.Keb Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat dari Poltekkes Kemenkes Surakarta menjelaskan bahwa pembinaan yang diberikan bersifat komprehensif. “Hari ini dilaksanakan kegiatan pembinaan dan pemberdayaan UMKM oleh Poltekkes Kemenkes Surakarta dengan bahan dasar daun kelor, selain melatih pelaku UMKM di Daleman, kami juga memberikan pelatihan dan pembekalan terkait pengolahan, pemasaran, packaging, branding, serta perizinan dan legalitas usaha, dengan tujuan pemberdayaan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Klaten yang masih relatif tinggi,” ujarnya. Lusinta menambahkan bahwa pemanfaatan pangan lokal seperti kelor merupakan salah satu upaya terobosan yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan daerah dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan rumah tangga.

Dukungan dari tingkat desa juga terlihat kuat. Mursito, Kepala Desa Daleman, menyatakan kebanggaannya karena desanya dipilih menjadi tuan rumah kegiatan pengabdian masyarakat dan launching UMKM binaan tersebut. Ia berharap pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan simbolis, melainkan berlanjut dengan pembinaan berkelanjutan. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan hari ini, dan berharap setelah mengikuti pelatihan ini nantinya kita semakin memahami manfaat daun kelor dan mampu mengembangkannya, serta berharap kegiatan ini terus berkelanjutan dan tidak sekadar simbolis, melainkan terus dibina dan dibantu oleh dinas terkait,” terang Mursito.

- Advertisement -

Program ini menargetkan dampak ganda, secara jangka pendek meningkatkan pengetahuan keluarga tentang pola makan seimbang dan praktik pemberian makan pada bayi dan balita, serta memperluas akses terhadap produk kelor bernutrisi, secara jangka panjang diharapkan menurunkan prevalensi stunting di wilayah intervensi, meningkatkan pendapatan UMKM lokal, dan membentuk model pemberdayaan yang dapat direplikasi di desa lain. Keberlanjutan program akan ditopang oleh sinergi lintas sektor, pemerintah daerah, akademisi, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha mikro, serta akses ke pasar melalui jaringan lokal dan platform digital.

Peluncuran UMKM binaan Poltekkes Kemenkes Surakarta di Desa Daleman bukan sekadar acara seremonial, melainkan langkah nyata menuju perubahan berkelanjutan. Dengan fokus pada produk lokal bernutrisi seperti kelor dan dukungan teknis untuk pengelolaan, perizinan, dan pemasaran, inisiatif ini menawarkan model pragmatis untuk mengatasi masalah gizi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di Kabupaten Klaten.

@ Pitut Saputra

- Advertisement -

About Author

Editor 1

Editor 1

See author's posts

Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Copy Link
Reaksi Pemirsa
Love0
Sad0
Happy0
Surprise0
Sleepy0
Cry0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Compress 20260714 191921 1396 Kapolresta Cirebon Perkuat Soliditas TNI–Polri Melalui Silaturahmi ke Lanal Cirebon dan Denpom III/3 Cirebon
Next Article Compress 20260715 204313 3799 Perkuat Pembangunan Wilayah Perbatasan, Pangdam XIII/Merdeka Hadiri Pembukaan Karya Bakti Skala Besar 2026 di Talaud
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Follow

3.45M Like
34.92M Follow
123.4k Follow
193.5k Subscribe

Latest News

Compress 20261017 000234 4045
Kejari Simalungun Dalami Dugaan Korupsi Dana BOS dan Aset Sekolah SMP Al-Washliyah 40 Bandar Huluan
Berita Oktober 17, 2026
Compress 20261016 204005 5245
Peduli Dampak Kabut Asap, Kapolres Samosir Bagikan 100 Masker Gratis kepada Pelajar dan Pengendara
Berita Oktober 16, 2026
IMG 20261016 162223
Polda Jateng Ajak Warga Aktif Awasi dan Laporkan Pungli di Jawa Tengah
Polri Oktober 16, 2026
Compress 20261016 062821 1981
Karhutla Meluas di Kalimantan, Tanjung Puting Terancam dan Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga
Peristiwa Oktober 16, 2026

Baca Juga

Compress 20261017 000234 4045
Berita

Kejari Simalungun Dalami Dugaan Korupsi Dana BOS dan Aset Sekolah SMP Al-Washliyah 40 Bandar Huluan

Oktober 17, 2026 1.5k Views
Compress 20261016 204005 5245
Berita

Peduli Dampak Kabut Asap, Kapolres Samosir Bagikan 100 Masker Gratis kepada Pelajar dan Pengendara

Oktober 16, 2026 3.2k Views
Compress 20261015 191959 9492
Berita

Peduli Dampak Kabut Asap, Komunitas Wartawan Samosir Bagikan 50 Kotak Masker kepada Pelajar

Oktober 15, 2026 9.5k Views
Compress 20261014 210054 4734
Berita

BMKG Deteksi Sebaran Asap di Sumatera Utara, Pemkab Samosir Imbau Warga Gunakan Masker

Oktober 14, 2026 3.2k Views
Previous Next
Iklan
Iklan
Iklan

Media Chanel7.id & Chanel7.id/news, Diterbitkan Oleh PT Media Chanel Online, Adalah Portal Berita Nasional Dan Internasional, Bahkan Sampai ke Daerah, Yang Ada Diseluruh Indonesia.

Informasi Tentang Kami Silahkan Klik :

Email

Untuk Informasi Dan Layanan Lainnya Tentang Kami Klik Kontak Kami 

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum.
Koperasi Ikhlas Jaya Mandiri
Chanel 7Chanel 7
Follow US

©By. PT Media Chanel Online

  • Tentang Kami
  • ⚪Redaksi
  • Advertorial
  • Contact Us
  • Terms & Condition
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Forget Password

Register Lost your password?