KLATEN, CHANEL7.ID – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinsosP3AKB) Kabupaten Klaten mengawali hari kerja pertama pasca-libur Lebaran dengan apel pagi yang dilanjutkan kegiatan Halal Bi Halal internal. Tradisi tahunan ini digelar sebagai momen silaturahmi antar pegawai sekaligus ajang konsolidasi semangat kerja menjelang pelaksanaan program-program sosial yang akan berjalan sepanjang tahun (26/03/2026).
Kegiatan ini dihadiri segenap keluarga besar DinsosP3AKB dan undangan yakni PNS 27 orang, PPPK Penuh Waktu 3 orang, PPPK Paruh Waktu 48 orang, TKSK 25 orang, PLKB 48 orang, Katim PKH 1 orang, Korcam PKH 26, DWP 1, orang, Plksai 3 orang, dan Outsourcing 6 orang sehingga jumlah total 188 orang.
Kepala Dinas DinsosP3AKB Klaten, Enggar Puspo Hastuti, dalam kesempatan kegiatan ini menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan profesionalisme setelah masa libur panjang Lebaran. Enggar menyampaikan bahwa Halal Bi Halal bukan sekadar ritual formalitas, melainkan kesempatan untuk saling memaafkan, memperbarui komitmen pelayanan publik, dan menyelaraskan target kerja. Ia mengingatkan seluruh pegawai agar kembali fokus pada tugas pokok dan fungsi dinas, terutama dalam memberikan layanan kepada kelompok rentan seperti anak, perempuan, lansia, dan keluarga kurang mampu.
Dalam arahannya, Enggar juga menyoroti beberapa prioritas program yang harus menjadi perhatian bersama. Peningkatan kualitas layanan perlindungan anak, penguatan program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan dan akses modal, serta percepatan penanganan fakir miskin menjadi agenda utama yang harus dijalankan secara sinergis antar unit. Ia meminta setiap kepala bidang dan staf untuk segera menyusun rencana kerja pasca-Lebaran yang realistis dan terukur, serta melaporkan progresnya secara berkala.
- Advertisement -
Suasana Halal Bi Halal berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain apel pagi, sarapan ketupat bersama, kegiatan diisi dengan sesi saling berjabat tangan, permintaan maaf secara terbuka, dan doa bersama untuk kelancaran tugas. Beberapa pegawai memanfaatkan momen ini untuk berbagi pengalaman selama libur, sekaligus menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan operasional di unit masing-masing.
Panitia acara menyiapkan rangkaian kegiatan sederhana namun khidmat, termasuk arahan singkat dari kadis yang mengingatkan nilai-nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial.
Ditemui terpisah, Sekretaris DinsosP3AKB Yoenanto Sinung Nugroho menambahkan bahwa Halal Bi Halal menjadi sarana penting untuk memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan dinas. Sinung menilai bahwa hubungan antar pegawai yang harmonis akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. “Halal Bi Halal ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, memperbaiki komunikasi internal, dan membangun kembali energi kerja setelah libur panjang,” ujarnya.
Sinung juga menekankan aspek manajerial yang perlu diperhatikan menjelang pelaksanaan program tahunan. Ia meminta agar seluruh unit segera melakukan evaluasi singkat terhadap kegiatan yang tertunda selama libur, mengidentifikasi hambatan, serta menyiapkan langkah-langkah mitigasi. Disamping itu juga bersiap guna gaspol pada program kerja mendatang sesuai arahan Kepala Dinas dan Bupati. Menurutnya, kesiapan administrasi dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar program-program sosial dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kegiatan Halal Bi Halal internal DinsosP3AKB Klaten ini juga dimanfaatkan untuk mengingatkan kembali protokol kerja dan etika pelayanan. Kepala Dinas dan Sekretaris menegaskan pentingnya sinergitas dalam menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap tindakan pelayanan. Mereka mengajak pegawai untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan pembelajaran berkelanjutan, sehingga mampu menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks.
Selain aspek internal, Enggar dan Sinung menggarisbawahi pentingnya memperkuat jejaring dengan mitra kerja eksternal, termasuk pemerintah kecamatan, media dan komunitas lokal. Sinergi tersebut dinilai esensial untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan dan perlindungan, serta memastikan intervensi yang dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat. Keduanya berharap momentum Halal Bi Halal dapat menjadi titik awal kebangkitan layanan publik yang lebih responsif dan berorientasi pada hasil.
- Advertisement -
Menutup kegiatan, Kepala Dinas mengajak seluruh pegawai untuk menerjemahkan semangat silaturahmi menjadi tindakan nyata di lapangan. Ia berpesan agar setiap langkah kerja dilandasi empati dan profesionalisme demi mewujudkan kesejahteraan sosial yang inklusif. Dengan semangat baru pasca-Lebaran, DinsosP3AKB Klaten berkomitmen melanjutkan tugasnya melayani masyarakat, khususnya kelompok yang paling membutuhkan perhatian dan perlindungan.
Semangat Halal Bi Halal yang terjalin hari ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan titik tolak kebersamaan yang harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata, pelayanan yang lebih cepat, empatik, dan berpihak pada warga paling rentan, dengan saling memaafkan dan menyamakan langkah, DinsosP3AKB Klaten siap melangkah bersama masyarakat menuju kesejahteraan yang lebih merata.
- Advertisement -
®Pitut Saputra

