SUMEDANG, CHANEL7.ID – Di sebuah sudut yang tak banyak dijangkau mata masyarakat, ada jiwa-jiwa yang terus bertahan dalam diam. Mereka yang disebut Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), tinggal di Pusat Rehabilitasi milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Kecamatan Ujungjaya.
Hari itu, sebuah kehangatan baru menyapa mereka. Fidyah yang Anda titipkan melalui BAZNAS Kabupaten Sumedang telah sampai, Bukan sekadar bantuan makanan, tapi bentuk nyata dari perhatian, kasih sayang, dan pengakuan bahwa mereka masih berharga di mata sesama manusia.
Mereka yang Terlupakan, Kini Disapa, Sebagian besar dari mereka mungkin tak dapat menyebutkan rasa terima kasih dengan kata-kata. Namun senyum, tatapan mata, dan ketenangan yang terpancar saat bantuan datang adalah bahasa jiwa yang tak membutuhkan terjemahan.
Mereka adalah bagian dari masyarakat yang sering terabaikan. Terpenjara dalam gangguan mental, terpinggirkan dari keluarga, dan kadang disembunyikan dari pandangan dunia. Namun, pada hari itu, mereka tidak sendiri.
- Advertisement -
Fidyah yang Anda tunaikan menjadi jalan bagi mereka untuk kembali merasakan sentuhan kemanusiaan. Bahwa di luar sana, masih ada yang peduli.
Fidyah: Antara Tanggung Jawab dan Cinta.
Dalam ajaran Islam, fidyah bukan hanya pelunasan kewajiban bagi yang tak mampu berpuasa. Ia juga bentuk ibadah sosial, jalan untuk berbagi rezeki dengan mereka yang paling membutuhkan. Ketika fidyah disalurkan kepada ODGJ, ia tak hanya memenuhi tuntutan agama, tetapi juga menyentuh ranah kemanusiaan paling dalam.
BAZNAS Sumedang memastikan bahwa fidyah disampaikan dengan penuh amanah. Makanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan nutrisi mereka, dan disalurkan melalui panti sosial yang memang merawat para penyintas gangguan jiwa, Menguatkan yang Rapuh, Merangkul yang Terlupakan.
Kegiatan ini bukan akhir, tetapi bagian dari langkah panjang yang terus diperjuangkan BAZNAS Sumedang. Program-program pengelolaan zakat terus dikembangkan—tak hanya memberi, tapi juga memberdayakan. Mulai dari pembinaan mustahik, bantuan pendidikan, penguatan ekonomi umat, hingga penyaluran infak dan fidyah yang menyentuh wilayah-wilayah yang kerap luput dari perhatian publik.
- Advertisement -
Pemerintah pun terus mendorong layanan kesehatan jiwa yang terpadu: dari rehabilitasi, hingga reintegrasi ODGJ ke masyarakat. Namun keberhasilan itu tak bisa berdiri sendiri. Ia membutuhkan kehadiran Anda. Partisipasi masyarakat. Kebaikan hati para donatur.
Terima Kasih, Anda Telah Menjadi Harapan, Bagi dunia, bantuan Anda mungkin terlihat kecil, Tapi bagi mereka, itu adalah bukti bahwa mereka tidak sendiri, Bahwa di tengah gelap, masih ada cahaya, Dan cahaya itu, hari ini, datang dari Anda.
- Advertisement -
®Opik

